Istimewa nya Garam Made in Indonesia

Garam Made In Indonesia tidak hanya memiliki rasa asin, tapi juga asam.

Buktinya apa? Ini ada saya kutip sebuah tulisan wall facebook teman saya:

mima2 kamu tuh trlalu polos,pemikiranmu msh sangat sederhana…aku lo dah banyak makan asam garam kehidupan….

Supaya lebih klop, saya pecah jadi dua frasa ya:

  • Frasa 1a: kamu tuh trlalu polos
  • Frasa 1b: pemikiranmu msh sangat sederhana…
  • Frasa 2a: aku lo
  • Frasa 2b: dah banyak makan asam garam kehidupan…

Sejauh ini, saya tidak ingat kalau ada orang yang memprotes saya dengan mengatakan kalimat serupa. Hanya saja, saya memang gemes kalau ada yang mengucapkan ini. Lebih tepatnya, cendrung lebih gemes kepada pemakaian kalimat tersebut:

  • Frasa 1: Lho memangnya kenapa kalau pemikiran sangat sederhana?  Justru pemikran sederhana terkadang sangat diperlukan untuk memecahkan suatu persoalan kompleks. Sebagai contoh yang sudah sering didengar teman, Badan Antariksa USA melakukan riset yang sangat mahal untuk membuat pulpen yang tinta nya bisa bekerja pada keadaan tanpa gravitasi. Sedangkan orang Russia, cukup menggunakan pensil 😆 (Bagi yang masih ingat iklan rokok A-Mild: Kalo bisa gampang kenapa dibikin susah? Tanya ke…napa? 😆 😆 ). Untuk topik ini, nanti deh saya buatkan posting tersendiri.
  • Frasa 2: Siapa suruh makan garam dan asam selama hidup ini? Justru sial sekali orang seperti dia karena menganggap hidup itu garam dan asam doang 24 . Padahal kalo hidup ini dijalani dengan kasih, sukacita, damai sejahtera, dll pasti garam pun bisa jadi manis.
Iklan

6 comments so far

  1. arman on

    iya mik kasian ama orang2 yang hidupnya banyak makan asam garam. padahal lebih enakan banyak makan sushi, makan steak, makan soto, gado2, rujak, mie, nasi goreng, dll… 🙂

  2. Debby on

    wkwkwkwkwkkw
    gokilnya sama juga Ko Arman….

  3. uliana on

    He…he…namanya juga perumpamaan….memang lucu-lucu….tapi gak pernah dipikir semendalam Babang….:)

  4. intan on

    Ho ho ho…lutchu..

  5. hilda widyastuti on

    badan antariksa kebanyakan uang dan lagi butuh proyek kali

  6. tante sherly on

    namanya juga perumpamaan, dibikin sekian puluh tahun yang lalu. makanya tidak up date lagi sama alam berpikir generasi kita2 ini sekarang, alias maksa deh 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: