Wisata Ke Savannah: Pendahuluan & Hari Ke-1

Setelah istirahat 2 hari kemarin, baru saya benar-benar kembali nge-blog nih. Dan sesuai janji, ini bagian 1 liputan jalan-jalannya. Saya pergi ke Savannah, Georgia dari tanggal 4 April – 12 April.

Jadi bagi teman-teman, sabar saja ya, soalnya banyak yang harus diblogwalkingkan. Mungkin butuh waktu beberapa hari untuk menyelesaikan semuanya. Dan juga yang minta bertukar link, jangan khawatir, saya akan segera pasang.

Oke, silakan membaca liputannya:


Pendahuluan

Savannah adalah sebuah kota yang terletak di provinsi (baca: State), Georgia.  Perjalanan dari tempat tinggal kami (Hartford, Michigan) ke sana, bisa dilihat pada peta berikut:

A: Hartford, Michigan
B: Savannah, Georgia

Sedangkan, gambaran besarnya pada peta berikut:

Jarak tempuh: 1550 Kilometer
Waktu tempuh:
16 jam kalau mobilnya nonstop.

Kami (Saya, Dedi, Mami, Adik) berangkat bersama Bonita dan Ibunya, menaiki mobilnya. Sehingga, totalnya ber-6.

Bagi yang belum tahu Bonita, ia adalah seorang teman gereja kami, memiliki 3 rumah (salah satu rumahnya itulah jadi tempat tinggal kami), dan 2 anak.

Bonita ingin mengunjungi salah satu anaknya yang berada di Savannah. Oleh karena itu dia mengajak kami sebagai “asisten” mereka dalam perjalanan (Dedi yang menyetir, saya yang dorong kursi roda ibunya). Kami berangkat, minggu tanggal 4 April 2010, dan kembali ke rumah 12 april 2010.


Hari Pertama (4 April 2010)

Hari ini adalah hari paskah, jadi kami ke gereja terlebih dahulu. Dekorasinya lumayan unik, bisa dilihat: klik di sini. Sepulang dari gereja, langsung kami bersiap berangkat. Terimakasih untuk Om Aridan yang telah meminjamkan kami “bagasi atap mobil” (istilah bahasa inggrisnya carriage, tapi bahasa indonesia nya apa ya?).

Jadi, bisa memuat lebih banyak barang, karena bagasi belakang sendiri dipakai untuk bawa si kursi roda:

Satu lagi, bagasi “rahasia” mobil Chrysler Town & Country 2007 ini berada di bawah kursi tengah:

Sehingga, semua bawaan masuk deh!

Kami berangkat, namun dedi lupa mengunci salah satu pengunci bagasi atasnya (total ada 2 pengunci). Untung saja ada ibu-ibu yang melambaikan tangan dari mobil lain, sehingga kami menyadari ada yang salah. Nah, tujuan pertama kami adalah membeli makanan fastfood untuk makan siang.

Seperti yang telah saya jelaskan pada halaman Biodata saya, saya memiliki pola makan Ovo-Lacto-Pescatarian. Artinya, saya mengonsumsi sayur, buah, sedikit produk dairy, dan ikan. Tapi hanya ikan saja, saya tidak mengonsumsi daging lain seperti ayam, sapi, udang, dll. Sehingga, pilihan makanan saya tidak sebebas yang lain. Untuk fastfood, saya biasanya beli yang ada ikan nya.

Saat singgah di Subway di kota Watervliet, ternyata mereka tutup karena libur paskah. Wah, padahal itu restoran fastfood favorit saya. Kemudian, kami ke Burger King, ternyata burger ikan nya habis. Yang lainnya sih sudah beli makanan. Kemudian kami ke McDonald, dan saya pesan 2 Filet-O-Fish karena saya tahu, satu saja tidak cukup kenyang. Mami juga pesan Filet-O-Fish, karena lagi cinta ikan juga.

Namun, di tengah jalan, saya kelaparan lagi. Ujung-ujungnya ya beli Subway juga, karena itu satu-satunya yang kompatibel tapi sekaligus mempan mengenyangkan saya. Hahaha.

Gambar di atas baru menunjukkan setengah porsi. Dan itu sudah membuat kenyang, sehingga saya menyimpan setengah porsi lainnya ke dalam keresek McDonald, supaya nanti saya makan lagi kalau-kalau lapar. Tapi apa yang terjadi? Saat kami berhenti sejenak di Rest Area, tanpa sengaja dedi membuang keresek McDonald itu. Sehingga, terbuang jugalah setengah Subway tersebut.

Tibalah saat makan malam, kami masuk ke restoran Waffle House (saya baru pertama ke sini).

Dan untuk kompensasi Subway yang terbuang tadi, saya membeli Subway lain untuk cadangan malam hari sebelum tidur. Bonita juga pesan 2 kue Raisin Oatmeal, tapi sayangnya hanya tinggal 1 lagi.

Begitulah, selama libur ini lebih banyak “dipermainkan dengan makanan”. Tapi kalau tidak ada foto perjalanan, bukan liputan liburan dong namanya, malah jadi wisata kuliner.

Jadi, ini beberapa foto yang saya ambil (dari dalam mobil, sehingga harap maklum kalau ada distorsi fokus atau kaca yang kurang jernih):

Di malam penghujung hari pertama, kami belum sampai pada tujuan, melainkan baru setengah jalan. Kami menginap di hotel Bestwestern, pada kota Nashville, State Tennessee.

Satu tips saat ke hotel, hati-hati. Terkadang, rambu-rambu bisa menipu anda:

Ini yang membuat kami bingung. Kami pikir, untuk masuk ke lobby, harus menggunakan pintu yang lain. Sehingga kami memindahkan mobil sambil keliling-keliling mencari pintu utama lainnya, namun tidak ada. Ternyata, maksud dari petunjuk itu adalah, memakai pintu yang tepat di sebelahnya.

Okey, sekian liputan bagian 1 ini. Bagian lainnya akan menyusul.

Iklan

16 comments so far

  1. echa on

    gyaaaa jln2 interstate… interstate…pngen 😀 infrastruktur jln2 tmpak ok n lebaaar2, pntaslah dsana org2 betah dgn prjalanan jauh, truk sgede itu jrg bgt diIndo :p

  2. tante sherly on

    tante jd senyum2 sendiri pas baca yg urusan makanan. ribeeettt banget deh pastinya saat itu 🙂
    tante nantikan deh lanjutan liputannya ya 🙂

  3. debhoy on

    truknya lucu Mik…
    wah…seru banget pasti acara jalan2nya 🙂

  4. arikuncoro on

    wah, perjalanan panjang, nampaknya. 🙂

  5. aldo on

    truknya lucu bro, tapi masih kalah sama truk indonesia kreatifnya 😀

  6. uliana on

    Bang….asyiik ya jalan2 nya….
    Oma dan Mama baru lihat foto2nya sampai no 40,ehh….ada gangguan jaringan,sehingga belum selesai dilihat.
    Oma mah komentarnya ttg subway,kata Oma mirip seperti koper yang kelebihan muatan sehingga gak bisa tertutup.
    Kalau Mama mah memperhatikan tanaman yang gundul….seperti biasa sedih rasanya melihat tanaman bentuknya seperti itu….tapi gak lama lagi pasti penuh daun lagi ya…..kan musim dingin sudah berlalu…
    Oma dan Mama senang sekali,bersyukur kepada Tuhan karena semua sudah kembali dengan selamat dan membawa banyak kenangan indah di perjalanan pasti ya….Tinggal capenya dan harus banyak beristirahat…

  7. arman on

    wuiii jauh banget jalan2nya!!!

  8. bocahbancar on

    HHmm…Seru abisss mass,,,, Dan lengkap dengan koleksi foto2nya he he he 😀

  9. cipstuff on

    Mantabs bro jalan – jalannya. 1550 KM ditempuh dalam 16 jam. Berarti jalannya lancar ya sob. Surabaya – jakarta saja yang kurang lebih hampir sama ditempuh 20 jam (naik bus umum).

  10. mayasari on

    mampir, Mik….
    sori ya dah lama gw gak mampir dimarih…
    biasa, lagi sok sibuk 😀

  11. achoey on

    wah, jadi serasa ikut jalan2 nih 😀

  12. mahesapandu on

    Perjalanan yang psti sangat berkesan.. Liputan berikutnya ditunggu..

  13. andipeace on

    bagaimana dengan kondisi keadaan anda selama dalam perjalanan…?????

    salam adem ayem

  14. depz on

    seru kayaknya

  15. yoan sulistyo on

    siriiiikk…emang seru interstate di amrik :((

    kalo jalan2 di Indonesia yang dilihat cuma sawah,sawah, sedikit pemukiman, n sawah lagi…Tp di tiap pulau, bisa berbeda-beda. Kalo yang tadi itu biasanya kalo lintas jawa. Kalo lintas sumatera yang diliat hutan,hutan, sedikit pemukiman, n hutan lagi. Kalo lintas kalimantan (khususnya kaltim) yang dilihat hutan,hutan,sedikit tempat peristirahatan (bukan pemukiman),hutan lagi, dan masih hutan lagi…hahaha!!

  16. Asop on

    Wow… tampak menyenangkan… 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: