Jalan-jalan (part 8): Perjalanan Pulang (tamat)

Lanjutan dari posting:
Part 1 (Pendahuluan)
Part 2: NMH
Part 3: OASIS
Part 4: Hotel & Rest Area
Part 5: Hotel Lagi

Part 6: Pelabuhan St. Ignance & Ferry
Part 7: Mackinac Island

Dan akhirnya saya posting juga akhir liputan dari perjalanan mengelilingi danau Michigan ini (padahal jalan-jalannya bulan Juni). Bagi yang baru membaca ini, silakan dibaca 7 post sebelumnya, berurutan. Photobucket

map

Berangkat dari Mackinac Island, kami kembali lagi ke St. Ignance (ya tentu saja, karena mobil kami diparkir di pelabuhannya). Kemudian, kami menyebrangi jembatan Mackinac (Mackinac Bridge) seperti yang terlihat di peta. Jembatan inilah yang menghubungi upper peninsula Michigan dengan lower Michigan.

Karena saya tidak sempat (atau tidak dimungkinkan?) mengambil gambar keseluruhannya, jadi saya google saja deh Photobucket:

wallpaper_mackinac_bridge

Silakan klik untuk memperbesar. Sumbernya saya ambil dari sini.

Tapi, foto-foto berikut ini, dari kamera saya.

116_1303

Ini gerbang masuknya. Mirip gerbang tol ya (baca: lewat jembatan ini memang tidak gratis sih Photobucket, kecuali mungkin kalau jalan kaki).

116_1306

Memasuki jembatan

116_1307

Foto yang sama, hanya saja sedikit lebih jelas

116_1308

Mendekati tengah jembatan.

116_1309

Jalannya sekarang bergerigi.

116_1310

Penyangganya tinggi juga ya.

116_1314

Ini foto kawatnya (kurang kerjaan yah, cuma kawat tapi difoto Photobucket)

116_1315

Karena ada konstruksi, jadi ada rambu-rambu arahnya (yang warna hitam itu)

116_1311

116_1317

Ini pemandangan samping.

116_1312


Jembatannya sudah terlewati. Kemudian, kami putar-putar sebentar di Mackinaw City (lihat di peta awal). Tidak sampai turun dari mobil, tapi saya mengambil beberapa foto:

116_1319

116_1321

116_1322

Ada mercusuar (tapi terhalang pohon).

116_1323

116_1324

116_1325

116_1326

116_1327

Apabila kita ingin ke Mackinac Island dari kota ini, di foto itulah pelabuhannya.

116_1328

116_1329

Bangunan ini unik desainnya.

116_1330

Langit lagi, hehehe.

116_1334

116_1335

Begitulah kira-kira sekilas pemandangan Mackinaw City.


Di tengah perjalanan, tentu kami agak lapar ya. Kebetulan di tengah jalan, kami menemukan Chinese Buffet Photobucket.

116_1351

116_1344

116_1345

Tipikal restoran China, yaitu, selalu dominan warna merah. Aksesoris nya juga banyak.

116_1346

Lampunya juga unik.

116_1347

Begitu juga dengan tirainya.

Tapi yang tidak kalah “unik” nya adalah..

116_1348

Sambel nya. Sangat sangat pedas. Saya hampir pingsan gara-gara sambel ini Photobucket.

Sebenarnya saya memang kurang kuat makan pedas. Tapi, dedi saya yang biasa makan belasan cabe rawit pun mengakui bahwa sambal ini sangat pedas. Karena penasaran, saya menanyai kepada pelayannya, dari mana sambel ini dibuat…

116_1350

Ternyata dari cabe Thailand. Wah, makan sambel nya saja saya KO, apalagi cabe nya Photobucket.


Kemudian, sambil melanjutkan perjalanan pulang, kami mampir lagi ke dua tempat. Yang pertama, kami melewati toko musik yang bernama “Dharma”. Mami penasaran dengan toko itu. Karena, apabila ada nama “Dharma” nya, pasti pemiliknya orang Indonesia. Jadi, saya diminta untuk memeriksanya. Setelah saya masuk ke dalam, tebakan mami salah Photobucket. Pemliknya adalah seorang African-American. Karena rasanya kurang enak kalau hanya masuk melihat-lihat tanpa membeli sesuatu, saya membeli tali gitar. Warnanya merah, pas dengan gitar saya Photobucket.

116_2338

Sebelum sampai rumah, kami mampir lagi di Rest Area.

116_1343

Selain memakai kamar mandi, biasanya kami juga membeli makanan atau minuman ringan pada Vending Machine nya.

116_1338

Kali ini, mami membeli kopi panas.

116_1339

Kopinya sedang diseduh…

116_1340

…dan siap diminum.

Tapi, gara-gara kopi inilah, 200W Power Inverter di mobil rusak.

powerinverter

Sayang juga sih, harganya agak mahal. Terpaksa beli yang lain lagi. Nah, mengapa bisa rusak? PhotobucketPhotobucketPhotobucket …Mami saya minta dirahasiakan penyebabnya. Photobucket

Oke, sampai di sini seri liputan jalan-jalan mengelilingi Danau Michigan-nya. Seri liputan jalan-jalan lain akan segera menyusul :D.

Iklan

3 comments so far

  1. tante sherly on

    Jembatannya panjang amat ya…ngga sepanjang jembatan yg selama ini tante lewati kalo otw NYC jg di dalam kotanya sendiri.

    Nanti mau coba makan sambelnya ah,kan tante jago jg makan yg pedas2 🙂
    Foto2nya bagus2 semua lho 🙂

    Rahasia penyebab rusaknya power inverter mau di keep sampe kapan nih???

  2. intan on

    Sekalinya niat gantikan nyetir (biasanya ngantuk dan tidur terus di perjalanan), sekalinya minum kopi (biasanya nggak pernah tertarik lihat babang dan dedi ngopi), eh…malah power inverternya rusak. Jadi kalau mami gantikan nyetir itu biayanya seharga 1 power inverter, hi hi hi…, rugi deh yah…

  3. uliana on

    Iya…..asyik2 fotonya…..Dan Mama selalu penasaran kalau melihat mercu suar….pingin masuk dan memperhatikan cara kerjanya kalau sedang menerangi laut utk tanda bagi kapal2 yang sedang berlayar,soalnya dulu suka sekali melihat mercusuar yang menyorot sekali2 kalau sedang berada diatas kapal,tapi sampai sekarang belum pernah kesampaian tuh…

    Mama sudah tahu kira2 penyebab power inverter rusak pasti karena kopinya tumpah…(betul atau salah tebak?)…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: