Lampu tidur dengan sensor cahaya

Lampu tidur ini sama saja dengan lampu tidur biasa, hanya saja menggunakan sensor cahaya.

Fungsinya untuk apa? 7

Apabila ada cahaya yang masuk ke sensor, maka lampu tidak akan menyala

116_2037

(Sensor cahayanya yang bulatan kaca kecil di bawah itu)

Kemudian, apabila tidak terdeteksi cahaya, maka lampu akan menyala Photobucket

116_2040

Sangat praktis tentunya! Tidak perlu cetak-cetek saklar lagi. Photobucket

Untuk sedikit penjelasan teknisnya, sensor cahaya itu adalah Light Dependent Resistor (LDR). Pada saat ada cahaya, hambatan berubah menjadi 1 Mega Ω, sehingga arus menjadi sangat kecil dan lampu tidak menyala. Lalu, pada saat tidak ada cahaya, hambatan menjadi 1 Ω, sehingga lampu menyala karena hambatan kecil. Nah, kalo ada yang salah tolong dikoreksi ya hehehe. Hanya beberapa lampu tidur LDR ini kok lebih cepat rusak ya Photobucket.

8 comments so far

  1. dj martha on

    Hari ini tepatnya sore tadi saya on air live b.com di mgradio. Thema yang saya sampaikan adalah MOTIVATION FOR SUCESS. Artikel tersebut diberikan oleh salah satu pendengar untuk dibagikan kepada pendengar yang lain, dan tentunya untuk saya juga. Ada beberapa tips yg dapat memberikan kepada kita semua agar motivasi dapat terus menyala untuk meraih sukses salah satunta adalah dengan membaca buku, majalah, internet dll. Saat saya mampir ke blog bro mikha thema sore tadi terngiang. Tepat sekali bila motivasi diri dapat terus menyala saat kita membaca. Dan rasa itu juga yang ada pada saya saat ini tatkala membaca postingan blog bro mikha, saya termotivasi sekali agar blog saya dapat saya posting dengan aneka ragam variasi, hingga saat saya tuang koment ini sudah muncuk ide-ide dibenak saya untuk terus mengupdate blog saya.
    Jujur agak “iri” deh pingin bisa semenarik blog mikha, maka tak heran ya kalau pengunjungnya berdatangan.

    Tks bro untuk postingan2 nya yang luar biasa hingga akhirnya bisa memotivasi saya untuk berkarya melalui my blog.

    Terus posting ya bro, saya suka sekali berkunjung di blog ini.

    God bless
    Dj martha

    • mikha_v on

      Terimakasih untuk pujiannya hehe..saya jadi GR sendiri nih😀

      Sebenarnya saya sudah pernah menjelaskan apabila talenta utama saya bukan pada menulis. Saya pikir kemampuan jurnalisme DJ martha lebih baik daripada saya. Oleh karena itulah saya mengkompensasi hal ini dengan banyaknya foto dan emoticon.

      Coba DJ martha kapan2 masukkin emoticon untuk membuat meriah tulisan di blog nya, saya yakin pasti bakal tambah sip deh.

      Sekali lagi terimakasih karena sudah menjadi pengunjung setia😀

      God Bless 2

  2. tante sherly on

    Perlu diketahui,saya jg salah satu fans dr blog ini.
    Dessert stlh saya makan siang,selalu mengunjungi blog ini,jd suka agak kecewa (sedikit kok bang)kalo tdk ada new posting.
    DPL,saya sdh kecanduan dgn tulisan2 pemilik blog ini🙂

    • mikha_v on

      wah, sudah diusahakan kok tiap hari posting😀 .Sejauh ini sih belum ada kehabisan topik. Dan yang membuat tidak bisa posting, hanya kalo lagi jalan-jalan

  3. dj martha on

    tidak memuji, tapi mengatakan yang sebenarnya saja. Kalau dibilang hanya memuji terkesan asal dehhh wkkkkkk tapi kalau mengatakan yang sebenarnya yaaaa….. artinya ada penghargaan loh yg memang tulus…. cieeee kenapa jadi puitis begini yakkkk…

    seng penting bersyukur, Tuhan kasih talenta kita untuk bisa menulis karena banyak yang pingin nulis tapi gak bisa, selain gak ada wadah/medianya tapi juga banyak yg kesulitan saat menulis.

    yuksss…. terus tingkatkan kreatifitas menulisnya, jujur nie bro, saya pas-pas deh kalau untuk munculin emoticon-emoticon terus kasih pernak pernik kayak photo dsb nya, tapi saya tetep berusaha.

    mau tau hasilnya? nanti bisa mampir deh ke blog saya, saya sedang siapkan postingan yg pake photo gitu, tapi ampyunnnn hasil photonya gueedddeee buangetssss jadi begitu di tampilkan di blog duuuhhhh gede banget… sekarang lg cari tau gimana caranya kecilin size nya…. hihihihi… lagi cari-cari tau nie….

    semoga bisa sendiri tanpa tanya-tanya orang lain, nanti kalau sudah mentok baru deh minta tolong sama kawan… hehehe

    • mikha_v on

      yah cara meresize foto itu yang mau saya jadikan topik di blog, tapi belum saya masukkan.

      Saya sih pake software Fastone Photo Resizer, freeware dan gampang pakainya. Tinggal klik advanced options, dan resize deh jadi 400×300, maka besarnya akan seperti foto2 pada umumnya di blog saya sekarang hehe..

  4. kakcipa on

    hebat banget yuaa….tuh lampuuu…

  5. awanasta on

    Minta referensi dong…
    cara kerja ato pembahasannya…
    please reply, visit my site


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: