Kabel dan kabel

Hidup saya memang selalu dipenuhi kabel. Baik di kamar, rumah,
bahkan di gereja juga…

116_1546

116_1547

Padahal hanya untuk bass dan keyboard saja. Kok bisa banyak ya kabel nya? Hihihi… Photobucket

116_1548

Ambil colokan listrik nya pun mesti tarik kabel ke atas, karena stop kontak di bawah belum jalan.
Yang penting, gereja sudah punya sound system baru. Jadi, suaranya lebih sip Photobucket.

Tapi pernahkah terpikir, bagaimana kalo di masa depan nanti, semuanya bisa wireless. Termasuk listrik wireless? Photobucket

5 comments so far

  1. tante sherly on

    Yang pasti dgn segalanya serba wireless, ruangan akan lbh rapih&tdk byk debu krn mudah dibersihkan shg tdk ada tuh debu2 yg menempel dikabel2.

  2. uliana on

    Iya…setuju dengan yang tante bilang.Ngomong2…lucu juga kali kalau semua serba wireless…..

    • mikha_v on

      sebenarnya sudah ada colokan gitar-speaker yang wireless, tapi mahallllllll😀

  3. tutu1ng on

    yak ampuunnn

    rapiin itu mikha!!!!
    😛

    yaaa kalo wireless, semuanya jadi lebih rapi😀
    (simple minded:mrgreen: )

    • mikha_v on

      Sudah biasa kok seperti itu. Soalnya hampir semuanya adalah peralatanku, yang hari itu juga dipasang (sebelum ibadah) dan dilepas (setelah ibadah)😀

      Ini agak sedikit teknis: Memang akan sangat sederhana apabila dari bass dan keyboard langsung ke mixer utama. Hanya saja, channel yang tersisa hanya satu. Yang lain habis untuk microphone, gitar, dan piano. Sehingga apabila keduanya dicolok di satu channel itu, suaranya terpisah ke speaker kiri dan kanan (seharusnya ngga masalah, karena sound system baru gereja, satu speaker saja di langit-langit). Tapi, yang kedua, aQ ngga bisa mendengar suara bass atau keyboard secara jelas pada monitor nya. Sehingga aQ bawa combo ampli (speaker yang sudah ada ampli nya) sendiri. Dan untuk menghubungkan semuanya bersama-sama (input: bass & keyboard, output: ke ampli sendiri dan ke mixer utama) , aQ juga bawa mixer kecil punya sendiri😛.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: