Makan…

Sepulang ibadah persekutuan MISDA (Michigan-Indonesian SDA), saya langsung ikut potluck.

Apa itu ‘pot luck’? Kendi keberuntungan? 7

Tentu tidak! Menurut kamus, potluck artinya “makan apa saja” 55_55. Persekutuan MISDA memiliki kebiasaan mengadakan potluck bersama-sama sepulang dari ibadah di salah satu rumah jemaat. Yang menyediakan makanan tentu saja bukan hanya si tuan rumah. Namun, jemaat-jemaat yang lain juga boleh membawa masakannya masing-masing dan meletakkannya di meja makan. Saya sih jarang bawa makanan, biasanya hanya bawa perut sajaPhotobucket .

Makanannya tentu selalu banyak dan berbagai jenis (dan tentu makanan ‘indonesiawi’). Hanya saja, hari ini ada satu menu spesial, sehingga sengaja saya foto camera. Salah satu makanan paling favorit saya, yaitu:

116_1520

Lontong Sayur! (di foto itu, sudah dimakan sebagian, jadi tinggal sisanya).

Saya sangat menyukai makanan ini. Pada waktu saya di Indonesia, kami sering mengunjungi teman-teman maupun saudara kami yang merayakan Idul Fitri. Dan target utama saya adalah lontong ini hahaha… Photobucket saya bisa tambah belasan kali. Walaupun memang di Indonesia lontongnya ada ayam nya (duh, mohon maaf saya kurang hafal istilah makanan. Opor ayam? ketoprak? lontong kari? apa ya? Photobucket). Sedangkan di sini lontongnya hanya sayur (memang saya sudah vegetarian), tapi rasanya sangat mirip.

Setelah puas makan lontong sayur di potluck (dan saya sengaja hanya mengambil itu, tidak ambil makanan lain), ternyata di malam hari pun ada lagi makan besar.

Sepasang suami istri dari jemaat MISDA juga (yang mana anak bungsu nya baru saja graduation sesuai postingan ini, tapi tebak sendiri yang mana ya hehehe…) merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke-25. Sehingga, seluruh jemaat diundang dan ditraktir untuk makan di Ryan Buffet. Buffet sendiri, artinya adalah “all-you-can-eat”. Maksudnya, sekali bayar tapi boleh makan apa saja.

Mungkin tidak banyak menu yang bisa saya ambil karena buffet nya model USA. Bisa saja mereka pilih Buffet ini karena ruangan untuk acara spesial nya memang lebih bagus daripada Buffet China/Asia lainnya. Tapi, makanannya enak juga kok (yah, kalo ditraktir mah, apa saja pasti enak emoticon-0136-giggle).

116_1529

Disertai dengan “ginger bread” yang ternyata enak sekali

116_1531

Terus, mengapa sepertinya kok saya senang sekali membahas tentang makanan? Apa jangan-jangan saya ahli masak juga? 7

Lebih tepatnya, saya “ahli” makan. Hehehe… Saya sengaja untuk mengangkat beberapa topik mengenai makanan, selain doyan makan tapi juga untuk menunjukkan kepada pembaca apabila di USA ada juga kok makanan ‘Indonesiawi’. Memang tidak selengkap Indonesia, tapi sudah cukup memenuhi selera.

Pokoknya puas deh hari ini. Dua kali makan besar, gratis lagi Photobucket.

Iklan

3 comments so far

  1. uliana on

    Kalau pakai kari ayam,namanya lontong kari …kalau pakai opor ayam,namanya lontong opor,tapi kalau cuma pakai sayur…namanya ya lontong sayur…gitu lho Bang….Ada juga lontong yang dicampurkan ke pecal,namanya lontong pecal,lontong juga bisa dicampur ke gado-gado…Waaah…asyik dong Babang seharian kemarin…makan besarrrr..sampai 2 x pula….

  2. Debby on

    ginger bread ntu dalemny ginger?

    agak pedas duong???

    • mikha_v on

      ngga kok. Enak malah. Jahe nya ngga kerasa. Tapi pas masuk mulut, memang terasa hangat. 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: