Berbelanja di Aldi

Saatnya bagi mami untuk berbelanja bulanan (atau mingguan atau dua mingguan ya? hehe duh kurang memperhatikan emoticon-0102-bigsmile ). Dan seperti biasa, saya, ade saya, dan dedi menemani. Salah satu toko favorit mami adalah Aldi.  Alasannya karena: harganya lebih murah money eyes dibandingkan dengan toko-toko lain (alasan yang sangat indonesiawi lagi emoticon-0102-bigsmile. tapi jangan salah lho, orang bule juga suka yang murah-murah!). Terutama untuk memenuhi makanan saya, yang mempunyai dietary khusus yaitu semi-vegetarian. Dietary itu yang menyebabkan mami harus keluar uang ekstra untuk berbelanja

Seperti apa sih Aldi itu? Yang jelas mirip-mirip dengan supermarket atau foodstore atau sejenisnya. Tapi embel-embel itu tidak ada di namanya. Hanya “Aldi” saja.

Tampak depan

Nah tolong baca dan renungkan baik-baik hal ini supaya mengerti: salah satu keunikan Aldi adalah, sistem keranjang dorong nya, atau yang lebih populer dengan istilah trolley atau shopping cart.

Apa keunikannya? Apakah trolley nya berbeda dari yang biasanya? lebih canggih? berbentuk aneh? Oh tentu tidak. Trolley nya sama saja bentuk, ukuran, dan fungsinya seperti yang sering kita lihat dan pakai di berbagai mall, supermarket, maupun toko-toko.

Namun, hal yang berbeda akan terlihat di kanan atasnya.

trolley

(foto di atas , diambil dari http://activerain.com/)

Benda apakah itu? kenapa ada rantai dan kotak hitam?

Kotak hitam itu tempat rantai-rantai saling dicolokkan dari satu trolley ke trolley lainnya.

Lho??? jadi bagaimana dong kalo mau memakai trolley nya??? Kalo satu trolley terhubung ke trolley lainnya, tentu akan sangat berat menariknya maupun mendorongnya.

Oh tenang saja, yang perlu kita lakukan, hanyalah memasukkan uang 25 sen…

us_quarter_front

(foto diambil dari http://www.flip-coin.com)

…ke dalam lubang koin di belakang kotak hitam itu

116_1006

Beres deh..! Rantai yang mengikat ke trolley lain bisa dilepas, dan trolley sekarang bisa dipakai untuk berbelanja thumbs up

Nah terus, uang 25 sen kita apakah akan dikembalikan setelah selesai pakai? Itu lumayan kan, sekitar 2500 rupiah? Di zaman saya dulu, sudah bisa beli 5 bakwan besar-besar lho!?

Oh, jangan khawatir! Selesai kita berbelanja, kita harus letakkan kembali trolley itu kepada tempatnya, pasang kembali rantainya ke trolley itu..

116_1020

…dan uang 25 sen kita bisa diambil lagi big grin. Horee..

116_1021

Apa tujuan Aldi menerapkan sistem begini? Karena, pada umumnya apabila melihat di toko-toko lain, trolley yang sudah dipakai berbelanja, dibawa sampai ke mobil untuk mengangkut barang belanjaan. Nah masalahnya adalah, sering kali ditelantarkan saja penggunanya di lapangan parkir mobil. Ini yang mengganggu kelancaran dan keamanan lapangan parkir.

Terbukti dengan sistem ini, di semua lapangan parkir Aldi yang pernah saya kunjungi, tidak ada trolley yang terlantar. Rapi semua! applause . 2 Jempol untuk Aldi. Pertama karena relatif lebih murah dari toko-toko lain, kedua karena sistem trolley yang rapi thumbs up.


Nah, sekarang mari kita coba ngintip masuk ke dalam Aldi yukk…

116_1004

Ini salah satu item yang menarik perhatian saya. Apa hubungannya antara Humor dan Es-krim?

Apakah kalo makan es krim itu kita bisa jadi pelawak/humoris?
Apakah kalo makan es krim itu kita bisa tertawa?
Apakah kalo makan es krim itu kita bisa mempunyai selera humor yang lebih bagus?

Apa ya yang menyebabkan es krim itu dinamakan “Good Humor?” emoticon-0157-sun.Saya sendiri belum pernah mencoba es krim itu karena saya alergi dingin jadi agak dibatasi memakan makanan/minuman yang dingin.

116_1007

Ini dia bagian ikan. Ada filet salmon dan filet tuna. Seperti saya sebutkan sebelumnya, saya itu semi-vegetarian. Masih makan ikan kecuali daging lain. Jadi, mami saya harus membeli ikan. Namun, tetap ada syaratnya: mesti yang wild caught dan yang filet. Mengapa?

1. Menurut Dr. Don Colbert dalam bukunya “Seven Pillars Of Health“, wild caught lebih sehat daripada farmed, karena lebih sedikit kontaminasi merkuri nya.

2. Saya benci duri di dalam ikan!!! Mengganggu kenikmatan dan lancarnya makan karena harus repot-repot memisahkan ikan dari durinya thumbs down. Makan itu kan untuk dinikmati, bukan dibuat susah. Kalo bisa gampang, kenapa dibikin susah? Oleh karena itulah, saya suka ikan yang di-filet. Bebas duri 100%! cool

116_1010
Tidak ada tempat yang cukup, tapi kreatif juga peletakan nya. emoticon-0102-bigsmile

116_1011

DVD pack yang paling murah di USA (ya jangan bandingkan dengan harga indonesia). Hanya 5 dollar (50 ribu rupiah) tapi sudah dapat 10 DVD+R atau -R lengkap dengan kotaknya. Tapi saya tidak membelinya karena masih banyak persediaan di rumah.

116_1012

Pepper 3 warna. Ini pada saat di kasir, sudah mau check-out.

Satu lagi keunikan Aldi adalah, tidak ada kantong keresek atau kantong plastik belanjaan. Kalo mau, harus beli. Oleh karena itu, sebelum masuk mobil, barang-barang belanjaan diusahakan dimasukkan dulu ke dalam dus-dus yang tidak terpakai yang berhasil didapatkan dari toko.

116_1013
Oke…buat Aldi, sampai jumpa bulan depan deh emoticon-0102-bigsmile .

Iklan

7 comments so far

  1. intan on

    keistimewaan lainnya, kerja kasirnya super cepat, sehingga antrian panjangpun nggak jadi masalah.

  2. uliana on

    Waduuuh…serasa Mama jadi ikutan lagi belanja di Aldi nich Bang….ternyata menarik juga kalau diceritain ya….padahal tempo hari,hal-hal yang Babang ceritakan gak terlalu menarik perhatian….Paling2 yang diperhatikan kapan ya selesai belanjanya supaya bisa segera ke toilet utk melapor….maklum dingin sekali….

    • mikha_v on

      Kadang-kadang toilet nya juga dibuka saja lho, ngga perlu kunci lagi.

  3. uliana on

    Masak sih Bang…?asyiik juga atuh ya…?tidak perlu lagi cari-cari security untak pinjam kunci,he…he…

  4. tasha on

    bang mikha pescatarian jg y trnyata? hehe.. sm, ak jg cm mkn ikan. tp sea food kyk udang gt jg suka, selainnya gk sih

    • mikha_v on

      apa itu yah pescatarian? 😀

      Maksudku, aQ sekarang semi vegetarian..hanya makan ikan dan telor..tapi ngga makan daging lain.

      Tapi, aQ ngga pernah suka seafood lain, seperti udang, cumi-cumi, kerang..no way! bener2 ngga suka hahahaha…

  5. […] (part 2) Posted Maret 27, 2010 Filed under: Lihat Daftar Isi | Dulu pada saat saya ke Aldi, saya menemukan beberapa miniatur perabot (Furniture) dan sudah mengabadikannya pada posting […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: